Skip to main content

HUAWEI pamerkan mobil tanpa sopir bertenaga Androìd

Bukan Smartphone, Huawei Pamerkan Mobil Tanpa Sopir Bertenaga Android

Ponsel Android dijadikan komputer untuk mengontrol mobil self-driving
Logo Huawei terpampang jelas di Mobile World Congress 2018, namun mereka sama sekali tidak mengumumkan smartphone atau gadget sejenis. Sebagai gantinya, perusahaan asal China ini mendemonstrasikan mobil kemudi sendiri alias self-driving di luar gedung.

Mobil Porsche tersebut disulap agar bisa mengenali lingkungan dan menentukan arahnya sendiri. Menariknya, mereka tidak menggunakan superkomputer dari Nvidia atau intel, melainkan mengandalkan smartphone Android Huawei Mate 10 Pro yang digantung di atas dasbor.

Dikutip oleh Sefsed.com dari Engadget, smartphone tersebut dibekali chip Kirin 970 yang mampu memproses 2.000 gambar per menit. Selama proses tersebut, mobil mampu berjalan sambil menghindari rintangan seperti simulasi orang menyebrang dan pengendara lain.
Mate 10 Pro berperan mengontrol mobil terkait kapan harus berbelok, berhenti, atau berjalan. Secara spesifik, mobil tersebut sudah mencapai otonomi level 3. Level tersebut sudah memungkinkan pengemudi melepas tangan dan pedal gas, namun dalam beberapa kondisi tetap diperlukan.

Huawei mengatakan demonstrasi ini mereka persiapkan hanya dalam 5 minggu. Pihaknya hanya sekedar menunjukkan kekuatan kecerdasan buatan (AI) yang dijalankan oleh ponsel Android.

Sampai saat ini, perusahaan tidak berniat terjun dalam industri mobil otomatis. Sebaliknya, prosesor yang mereka kembangkan mungkin bisa berguna untuk keperluan semacam itu.

Comments

Popular posts from this blog

Browser Khusus Indonesi "Firefox Rocket" Ringan Dan Cepat

   Firefox Rocket: Browser Khusus Indonesia yang Lebih Ringan dan Cepat dikhususkan untuk pengguna Indonesia. Pihak perusahaan mengklaim bahwa Firefox Rocket akan menyediakan pengalaman berselancar internet dengan lebih cepat, ringan dan stabil. Tak hanya itu, pengguna juga dapat menghemat penggunaan data internet. Product Manager Android Browsers, Joe Cheng menuturkan, “Setelah melalukan riset, kami menemukan 40 persen pengguna muda di Indonesia tak puas dengan peramban bawaan yang ada di perangkatnya karena lambat. Untuk itu, Firefox Rocket hadir sebagai solusi,” tutur Joe saat peluncuran Firefox Rocket di Jakarta, Rabu (8/11/2017). Pihak Mozilla juga menjelaskan bahwa alasan mereka meluncurkan aplikasi browser khusus untuk pengguna Indonesia adalah karena semakin meningkatnya pengguna internet di tanah air yang dibuktikan dengan data statistik yang cenderung semakin meningkat dari tahun ke tahun di masa yang akan datang. “Baru ada sekitar 130 juta pengguna inter...

10 jejaring SOSIAL paling populer di dunia

   Situs Jejaring Sosial atau Social Network sites adalah sebuah media online yang mengizinkan para pengguna (user) untuk membuat Profil atau informasi pribadinya sehingga dapat terhubung dengan orang lain. Informasi pribadi yang dimaksud dapat berupa foto-foto, Video, data pribadi seperti nama, tempat/tanggal lahir, alamat, pendidikan, pekerjaan serta data-data pribadi lainnya. Situs Jejaring Sosial juga mengizinkan penggunanya untuk menuliskan kegiatan-kegiatan sehariannya ataupun berbagi berbagai hal yang dialami atau dirasakannya. Di Indonesia, mungkin kita hanya mengenal beberapa situs Jejaring Sosial seperti Facebook, Twitter, Path, LinkedIn, Instagram dan Google plus. Namun pada kenyataannya, terdapat ratusan situs jejaring sosial di dunia maya ini dan diantara ratusan situs Jejaring Sosial tersebut, Facebook merupakan situs Jejaring Sosial Terpopuler di Dunia dengan pengguna aktifnya sebanyak 1,35 miliar user. Indonesia merupakan salah satu Negara dengan pengguna Face...

Bukalapak Akan bangun pusat Riset terbesar diBandung

Bukalapak akan bangun pusat riset terbesar di bandung Bukalapak berencana membangun pusat riset terbesar di Bandung pada pertengahan tahun ini. CEO Bukalapak, Achmad Zaky mengungkap alasannya memilih Bandung dikarenakan banyak kampus yang berfokus pada studi teknologi di Bandung dibanding kota lainnya, sebut saja ITB, Telkom, Itenas, dan Unpar. Pusat riset tersebut akan digunakan untuk mengembangkan teknologi-teknologi baru seperti blockchain, internet of things, drone, augmented reality, dan kecerdasan buatan yang secara umum belum banyak di kembangkan di Indonesia. Bukalapak mengungkap bahwa sudah ada beberapa kampus dan dosen teknologi yang terlibat untuk merealisasikan pusat riset ini. Zaky pun mengaku sudah berdiskusi dengan Walikota Bandung untuk membahas potensi penerapan kota pintar. Fasilitas tersebut direncanakan akan didirikan diatas tanah seluas 5000 meter persegi dengan lokasi yang masih di rahasiakan. Bukalapak juga menargetkan akan merekrut 200 orang talenta lokal melal...