Skip to main content

3 Aplikasi Populer Karya Anak Bangsa (ind)



           3 Aplikasi Populer Karya Anak Bangsa
Mayoritas aplikasi terkenal di dunia merupakan hasil karya dari negara lain, namun kini anak bangsa kembali menunjukkan kemampuannya. Beberapa aplikasi buatan anak Indonesia mampu menarik perhatian para pengguna serta pengamat teknologi dunia.

Berikut Tiga aplikasi yang menarik perhatian dunia:

PicMix   

        PicMix merupakan aplikasi edit dan share foto yang memberikan banyak pilihan efek, kolase foto, dan stiker lucu. Selain itu pengguna dapat membagikan foto hasil edit ke jejaring sosial lainnya. Aplikasi karya Inovedia Magna Global telah mencapai jumlah unduh sekitar 50 juta di Google play Store.

Go-Jek

Go-Jek merupakan penyedia jasa ojek online dengan sistem ride sharing. Kepopulerannya di Indonesia dinilai karena dapat memberikan solusi kemacetan bagi para pengguna di beberapa kota besar. Tidak hanya itu semakin berkembangnya fitur layanan yang diberikan kian memanjakan pengguna dalam memenuhi kebutuhannya hanya dengan membuka aplikasi tersebut.

Kesuksesan Go-Jek berhasil menarik perhatian media asing seperti Reuters dan Wall Street Journal. Hingga Juni 2017, jumlah unduhan aplikasi ini berkisar 50 juta dan penggunan aktif mingguan berkisar 10 jutaan.

Ramen Chain

Ramen Chain merupakan games mobile karya perusahaan yang di dirikan pada tahun 2009 yaitu Touchten Games. Para pendiri merupakan pengembang Indonesia yang terdiri dari Anton Soeharyo, Roki Soeharyo dan Dede Indrapurna.

Aplikasi yang telah mencapai jumlah unduhan berkisar lima juta ini pernah menduduki peringkat satu kategori Free App di Singapura, Indonesia dan Filipina. Selain itu pernah pula menduduki peringkat tiga Free App di Taiwan, Hong Kong, Malaysia dan Thailand.




Comments

Popular posts from this blog

Browser Khusus Indonesi "Firefox Rocket" Ringan Dan Cepat

   Firefox Rocket: Browser Khusus Indonesia yang Lebih Ringan dan Cepat dikhususkan untuk pengguna Indonesia. Pihak perusahaan mengklaim bahwa Firefox Rocket akan menyediakan pengalaman berselancar internet dengan lebih cepat, ringan dan stabil. Tak hanya itu, pengguna juga dapat menghemat penggunaan data internet. Product Manager Android Browsers, Joe Cheng menuturkan, “Setelah melalukan riset, kami menemukan 40 persen pengguna muda di Indonesia tak puas dengan peramban bawaan yang ada di perangkatnya karena lambat. Untuk itu, Firefox Rocket hadir sebagai solusi,” tutur Joe saat peluncuran Firefox Rocket di Jakarta, Rabu (8/11/2017). Pihak Mozilla juga menjelaskan bahwa alasan mereka meluncurkan aplikasi browser khusus untuk pengguna Indonesia adalah karena semakin meningkatnya pengguna internet di tanah air yang dibuktikan dengan data statistik yang cenderung semakin meningkat dari tahun ke tahun di masa yang akan datang. “Baru ada sekitar 130 juta pengguna inter...

10 jejaring SOSIAL paling populer di dunia

   Situs Jejaring Sosial atau Social Network sites adalah sebuah media online yang mengizinkan para pengguna (user) untuk membuat Profil atau informasi pribadinya sehingga dapat terhubung dengan orang lain. Informasi pribadi yang dimaksud dapat berupa foto-foto, Video, data pribadi seperti nama, tempat/tanggal lahir, alamat, pendidikan, pekerjaan serta data-data pribadi lainnya. Situs Jejaring Sosial juga mengizinkan penggunanya untuk menuliskan kegiatan-kegiatan sehariannya ataupun berbagi berbagai hal yang dialami atau dirasakannya. Di Indonesia, mungkin kita hanya mengenal beberapa situs Jejaring Sosial seperti Facebook, Twitter, Path, LinkedIn, Instagram dan Google plus. Namun pada kenyataannya, terdapat ratusan situs jejaring sosial di dunia maya ini dan diantara ratusan situs Jejaring Sosial tersebut, Facebook merupakan situs Jejaring Sosial Terpopuler di Dunia dengan pengguna aktifnya sebanyak 1,35 miliar user. Indonesia merupakan salah satu Negara dengan pengguna Face...

Bukalapak Akan bangun pusat Riset terbesar diBandung

Bukalapak akan bangun pusat riset terbesar di bandung Bukalapak berencana membangun pusat riset terbesar di Bandung pada pertengahan tahun ini. CEO Bukalapak, Achmad Zaky mengungkap alasannya memilih Bandung dikarenakan banyak kampus yang berfokus pada studi teknologi di Bandung dibanding kota lainnya, sebut saja ITB, Telkom, Itenas, dan Unpar. Pusat riset tersebut akan digunakan untuk mengembangkan teknologi-teknologi baru seperti blockchain, internet of things, drone, augmented reality, dan kecerdasan buatan yang secara umum belum banyak di kembangkan di Indonesia. Bukalapak mengungkap bahwa sudah ada beberapa kampus dan dosen teknologi yang terlibat untuk merealisasikan pusat riset ini. Zaky pun mengaku sudah berdiskusi dengan Walikota Bandung untuk membahas potensi penerapan kota pintar. Fasilitas tersebut direncanakan akan didirikan diatas tanah seluas 5000 meter persegi dengan lokasi yang masih di rahasiakan. Bukalapak juga menargetkan akan merekrut 200 orang talenta lokal melal...